trading, forex, trading forex Cara Trading Forex Bagi Pemula Agar Langsung Untung

trading, forex, trading forex Cara Trading Forex Bagi Pemula Agar Langsung Untung

Ketika baru mengenal trading forex, kemungkinan Anda mendengar soal betapa mudahnya mendapatkan keuntungan besar dengan modal pas-pasan dalam bisnis ini. Namun, setelah mempraktekkannya dan menyetorkan dana jutaan rupiah, ternyata belum juga mendapatkan profit konsisten. Apa yang salah? Boleh jadi, ini karena Anda belum tahu cara trading forex yang benar.

Kunci trading forex yang benar dimulai dari perencanaan (Trading Plan) yang matang. Apabila perencanaan sudah bagus, barulah Anda bisa melakukan aktivitas trading yang optimal dan dapat menghasilkan keuntungan secara konsisten. Namun, bagaimana cara membuat perencanaan ini? Nah, artikel ini akan mengulas selengkapnya.

Mengatur Pengelolaan Modal dan Risiko Trading

Ada anggapan keliru di kalangan trader pemula kalau modal lebih besar maka bisa mendapatkan keuntungan lebih besar pula. Padahal, realitanya trader yang menyetorkan modal trading lebih rendah bisa saja mendapat keuntungan lebih besar. Mengapa demikian? Karena ada pengelolaan modal dan risiko (Risk and Money Management).

Besar Rasio Risk/Reward yang diharapkan

Rasio Risk/Reward (RR) ini menentukan besarnya batas Stop Loss (SL) dan target Take Profit (TP) pada setiap transaksi. Umpama ditentukan RR 1:2, maka untuk target 20 pips, akan ditentukan SL 10 pips. Jika target 30 pips, maka SL 15 pips.

Setelah Anda menentukan keempat poin di atas, maka harus dianggap sebagai aturan yang wajib dilaksanakan secara konsisten. Jangan melakukan injeksi modal sesukanya hanya demi mendongkrak posisi trading yang sudah negatif sekian ratus pips. Jangan membatalkan Stop Loss hanya karena ekspektasi tak berdasar kalau pergerakan harga bakal berbalik ke arah yang Anda inginkan.

Menyesuaikan Pair, Waktu, dan Teknik Trading Terbaik

Ada puluhan bahkan ratusan pair forex yang bisa di-trading-kan. Namun, tidak akan optimal jika Anda sembarangan memilih trading pada semua pair tanpa memahami karakter masing-masing. Untuk trader pemula, sebaiknya fokus pada pair mayor, yaitu EUR/USD, USD/JPY, GBP/USD, AUD/USD, USD/CAD, USD/NZD, USD/CHF saja. Atau lebih baik lagi, fokus pada empat pair pertama saja, karena pergerakannya dikenal menyediakan risk/reward terbaik.

Setelah menentukan fokus pair, berikutnya Anda perlu mengidentifikasi saat-saat terbaik untuk menyusun rencana trading dan mulai mengeksekusinya. Meskipun trading forex dapat dilakukan 24 jam, tapi peluang trading tidak muncul setiap saat. Faktanya, pasar forex biasanya sepi pada pagi hari saat sesi Asia (05:00-13:00 WIB) dan baru ramai setelah pembukaan sesi Eropa (sekitar 14:00 WIB) hingga overlap sesi Amerika (22:00 WIB). Pair mayor yang aktif pada sesi Asia biasanya hanya USD/JPY, AUD/USD, dan NZD/USD saja. Sedangkan pada sesi Eropa hingga overlap sesi Amerika, semua pair mayor akan aktif dan bisa jadi memunculkan peluang trading potensial.

Buy kalau grafik harga bergerak melintasi garis tengah (Middle Band) dari bawah ke atas.

Aturan Exit: Take Profit manual kalau grafik harga mencapai garis teratas (Upper Band) pada posisi Buy, atau garis terbawah (Lower Band) pada posisi Sell. Tambahan aturan Take Profit jika keuntungan mencapai 10 pips dan Stop Loss 10 pips.

Selanjutnya, Anda cukup menerapkan aturan-aturan ini dalam aktivitas trading sehari-hari. Tuliskan pula proses trading dan hasilnya dalam jurnal yang sama. Apabila ingin merubah Trading Plan, tuliskan juga di dalamnya.

Seiring berjalannya waktu, jurnal trading dapat membantu Anda mengenali kelemahan dan kelebihan sistem trading yang sudah dibuat. Evaluasi dan perbaikan berkelanjutan seperti ini akan membantu Anda untuk meraih profit konsisten dalam trading forex.